Berita

Percepat Kredit Program "KPR FLPP", Bank Riau Kepri Bersinergi Dengan Jamsostek (20 Dec 2011)

   Guna mempercepat program Perumahan murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) Bank Riau Kepri mensinegikan 3 lembaga yaitu: Bank Riau Kepri, Jamsostek, dan Kementerian Perumahan Rakyat  dengan menggunnakan skim kredit FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan). Bank Riau Kepri melalui  Direktur Kredit dan Syariah, H. Ruslan Malik beserta Jamsostek Pekanbaru yang diwakili oleh pempinannya, Adjat Sudradjat melakukan sosialisasi program pembiayaan perumahan kepada beberapa perwakilan perusahaan besar dan menengah,  utuk memfasilitasi KPR bagi karyawannya, maupun untuk kredit konstruksi bagi developer, pada hari Minggu (18/12), di Furaya Hotel Pekanbaru.
   Dalam pemaparannya, Ruslan mengatakan bahwa banyak masyarakat yang bepenghasilan rendah (MBR) ingin memiliki rumah melalui program kredit FLPP Bank Riau Kepri dengan plafon kredit maksimal Rp80 juta dan berbunga rendah, namun terkendala dengan syarat uang muka. "Setiap KPR termasuk program FLPP Bank Riau Kepri ini, memerlukan uang muka minimal 10 persen dari harga rumah. Nah, untuk kendala uang muka tersebut, maka bisa melalui program Pinjaman lunak Uang Muka Perumahan Kerjasama Bank (PUMP-KB) dari Jamsostek. Tinggal ajukan permohonan, tanpa perlu mencari  uang muka, jika disetujui langsung miliki rumah" papar Ruslan bersemangat.
   Lebih lanjut Ruslan mengatakan, melalui sosialisasi ini ia berharap agar masyarakat menengah dan kecil yang berpenghasilan tetap mengetahui bahwa mereka dapat memiliki rumah melalui program ini. "Selain memberikan kemudahan pembiayaan rumah bagi masyarakat, khususnya para pekerja swasta yang bekerja diperusahaan yang telah menjadi anggota jamsostek, diharapkan mereka bekerja semakin produktif dan dapat bekerja dengan tenang, karena tidak memikirkan lagi masalah rumah tempat tinggal.  Sinergi Multiplier effect inilah yang terus kita upayakan, sehingga dapat membantu program pemerintah pusat maupun daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang pada akhirnya dapat memicu pertumbuhan ekonomi daerah" lanjut Ruslan.
   Dikesempatan yang sama Adjat mengatakan bahwa anggota Jamsostek yang terdaftar di Pekanbaru sangat banyak. "Mereka banyak bekerja disektor swasta dengan kemampuan keuangan yang cukup, namun tidak sedikit yang belum memiliki rumah. Banyak skim KPR yang ada, tapi mereka tidak ada uang muka. Melalui PUMP-KB, kami bisa biayai uang muka sampai dengan Rp50jt, selanjutnya mereka bisa ke Bank Riau Kepri" ungkap Adjat.
    Melalui program kerjasama ini, tentunya banyak masyarakat yang terbantu mendapatkan rumah yang layak seperti harapan pemerintah melalui program FLPP di Bank Riau Kepri. Hadir dalam pertemuan tersebut, Pimpinan Divisi Konsumer dan Mikro Bank Riau Kepri, beberapa pemilik developer terkemuka di pekanbaru, perwakilan dari karyawan hotel, karyawan perkebunan, dan karyawan perusahaan-perusahaan swasta di Pekanbaru dan sekitarnya.